Mouse Pertama di Dunia? Bukan Plastik, Tapi Kayu!


FUNTECHNET - Ketika kita melihat komputer modern hari ini, mouse mungkin terlihat seperti benda biasa. Ini karena bentuknya yang ergonomis, material plastiknya yang ringan, bergerak mulus di atas mouse pad, banyaknya tombol, dan kemampuan digunakan tanpa kabel. Tapi pernahkah kamu membayangkan, mouse pertama di dunia itu terbuat dari kayu? Ya, bukan plastik, melainkan blok kayu yang sederhana, tetapi mempunyai pengaruh yang besar dalam sejarah teknologi. Mari kita simak asal usulnya.


Siapa Penemu Mouse Kayu Itu?

Penemu mouse komputer pertama adalah Douglas C. Engelbart, seorang ilmuwan komputer asal Amerika Serikat. Pada awal tahun 60-an, ia bekerja di Stanford Research Institute (SRI), sebuah pusat penelitian yang berfokus pada konsep yang sangat baru pada saat itu, cara meningkatkan interaksi manusia dengan komputer.

Engelbart percaya bahwa komputer seharusnya tidak hanya digunakan untuk perhitungan ilmiah tetapi juga untuk membantu manusia berpikir, bekerja sama, dan memecahkan masalah. Kepercayaan tersebut menghasilkan banyak inovasi penting, salah satunya mouse yang sekarang kita kenal.

Pada tahun 1963–1964, Engelbart bersama asistennya, Bill English, membangun prototipe pertama mouse dengan sangat sederhana, sebuah kotak kecil dari kayu dengan satu tombol di atasnya “one-button mouse”. Ada dua roda logam di bagian bawahnya yang ditempatkan secara tegak untuk mengukur pergerakan ke arah X dan Y.


Bagaimana Bentuk dan Cara Kerjanya?

Agar lebih terasa gambaran awalnya, begini spesifikasinya:

  • Bahan : blok kayu yang diukir dengan bentuk yang mudah digenggam tangan. 
  • Tombol : hanya satu tombol di atasnya. Pengguna dapat meng"klik" dengan tombol tersebut.
  • Roda logam : terdapat dua roda di bawahnya, satu digunakan untuk gerakan maju-mundur (sumbu Y) dan yang satunya lagi digunakan untuk gerakan ke kiri-kanan (sumbu X). Saat mouse digeser, roda-roda ini bergerak, yang kemudian ditransmisikan ke sistem komputer. 
  • Kabel : mouse terhubung ke komputer melalui kabel. Kabel ini tersambung dari bagian belakang mouse, memberikan bentuk yang agak mirip dengan ekor tikus, yang menjadi alasan kenapa dinamakan “mouse”. 

Desain ini sudah cukup revolusioner pada saat itu karena sebelumnya pengguna komputer hanya menggunakan papan tombol, saklar, atau instruksi berbasis teks untuk mengoperasikan sistem.


Untuk Apa Dibuat & Kapan Dipamerkan?

Tujuan Engelbart membuat mouse kayu ini adalah menghasilkan interaksi yang lebih cepat dan fleksibel. Karena di tahun 60-an komputer hanya dapat dioperasikan oleh ilmuwan menggunakan keyboard untuk menulis perintah teks atau kode di layar hitam-putih. Ia ingin komputer tidak hanya menjadi mesin hitung tetapi juga alat untuk berpikir dan bekerja sama. Oleh karena itu, Engelbart berusaha menciptakan cara yang lebih mudah dengan hanya mengklik layar dan alami untuk mengontrol sistem grafis dengan cara “seret dan lepas” (drag and drop), dan lain-lain. 

Pada 9 Desember 1968, Engelbart menjadi "Mother of All Demos" dalam demonstrasi publik di San Francisco. Engelbart mengenalkan berbagai teknologi futuristik, termasuk mouse kayu tersebut, hypertext, video conference, dan jendela grafis (windows). Pertunjukan itu mengejutkan dunia teknologi dan dianggap sebagai titik awal untuk antarmuka pengguna grafis yang menunjukkan bahwa mouse bukan hanya ide gila, namun itu adalah masa depan komputer yang lebih efisien dan mudah untuk digunakan.


Dari Kayu ke Plastik: Evolusi Mouse

Mouse kayu memiliki perkembangan yang terus berlanjut hingga berbagai versi yang lebih modern. Dimulai dengan blok kayu dengan dua roda logam dan satu tombol, desain awal yang masih sederhana menjadi dasar bagi para insinyur untuk membuat versi yang lebih praktis dan tepat. Bentuk, bahan, dan mekanisme mouse telah berubah selama sepuluh tahun berikutnya, tetapi fungsi utamanya tetap sama, menghubungkan gerakan tangan dengan kursor di layar.

  • Pada pertengahan 1970-an hingga 1980-an, mouse dengan roda logam digantikan dengan bola karet agar dapat bergerak ke segala arah, yang memungkinkan pergerakan yang lebih alami dan bebas, tidak hanya maju-mundur atau kiri-kanan saja
  • Teknologi ini kemudian diadopsi oleh perusahaan seperti Xerox dengan sistem Alto yang juga dijadikan populer oleh Apple Lisa dan Macintosh, menjadikan mouse sebagai komponen penting dari antarmuka grafis modern.
  • Karena plastik lebih ringan, tahan lama, mudah diproduksi secara massal, lebih mudah dibentuk, dan lebih nyaman digunakan dalam jangka waktu lama, kayu secara bertahap diganti dengan plastik.
  • Pada tahun 1990-an, bola mekanik tersebut diganti menjadi sensor optik atau laser agar lebih mudah digunakan dan lebih akurat. 
  • Kemudian, muncul mouse scroll wheel (roda scroll), tombol tambahan, dan koneksi tanpa kabel yang memungkinkan kebebasan tanpa kabel.
  • Saat ini, mouse dirancang menjadi lebih nyaman digunakan untuk waktu yang lama, ada yang didesain memiliki pencahayaan warna RGB untuk tampilan yang lebih menarik, dan ada juga yang dapat disesuaikan dengan ukuran tangan atau gaya penggunaan.

Seiring berjalannya waktu dan inovasi, tujuan utama di balik kemajuan ini tetap sama, yaitu membuat alat sederhana yang dapat menggambarkan gerakan manusia di layar komputer. Semua dimulai dari mouse dengan blok kayu, roda logam, satu tombol, hingga perangkat presisi berteknologi sensor dan laser.


Fakta Menarik Seputar Mouse Kayu

Beberapa fakta menarik seputar mouse pertama yang diciptakan Douglas C. Engelbart yang belum banyak orang ketahui : 


Keberadaan Mouse Sempat Tidak Disetujui

Pada tahun 1984, kolumnis Amerika John C. Dvorak menulis pada koran The San Francisco Examiner, "Tidak ada bukti bahwa orang ingin menggunakan hal-hal ini (mouse komputer)." Tulisan ini menunjukkan bahwa mouse pada jaman dahulu dianggap tidak penting yang tentu saja pada saat ini malah menjadi bagian penting dari komputer dan laptop.


Sindrom Melempar Mouse Ketika Sedang Marah (Mouse Rage Syndrome)

Gejala dimulai dari jantung berdetak dengan cepat dan berkeringat yang sering disebabkan oleh koneksi internet yang lambat, iklan-iklan online yang mengganggu, dan penyebab lainnya. Sehingga memicu seseorang untuk melemparkan mouse.

Oleh karena itu, tetaplah tenang dan pikirkan solusi dengan hati hati jika kamu menghadapi masalah yang disebabkan oleh komputer atau internet.


Nama Resmi Mouse Bukanlah Mouse

Pada tahun 1967, Engelbart mengajukan paten terhadap mouse kayu pertama ciptaannya. Namun bukan dengan nama mouse melainkan dengan nama resmi yang agak kaku yaitu “X-Y position indicator for a display system” (indikator posisi X-Y untuk sistem tampilan).  Nama ini diberikan berdasarkan prototipe mouse pertama yang terbuat dari kayu, yang menggunakan dua roda tegak lurus untuk melacak pergerakannya. Jadi, tidak ada kata “mouse” sama sekali dalam nama patennya. 

Engelbart mengatakan bahwa ia tidak tahu siapa yang pertama kali menyebut "mouse" namun istilah itu secara cocok melekat karena bentuknya dan kabel yang terhubung di belakang mouse sebagai "ekornya” terlihat seperti tikus.


Jadi, setiap kali kamu geser mouse plastikmu hari ini, klik kanan, scroll, atau drag and drop, ingatlah kalau semuanya berawal dari blok kayu sederhana yang dibuat di tahun 1960-an. Mouse kayu itu bukan hanya kenangan teknologi, tapi juga bukti bahwa inovasi besar bisa datang dari bahan sederhana dan imajinasi yang kuat. Siapa sangka, sebuah alat sepotong kayu bisa menjadi revolusi digital yang kita nikmati sekarang? 🌳🖱️



Baca Juga : 



Referensi : 

  • Doug Engelbart Institute. Firsts: The Mouse.
  • Britannica. Douglas Engelbart.
  • Scientific American. The Origin of the Computer Mouse.
  • Adjar.grid.id. Benarkah Ada Sindrom Psikologis yang Disebabkan Oleh Mouse?

21 Komentar

  1. Anonim2/10/25

    kayu lebih kokoh

    BalasHapus
  2. Anonim2/10/25

    mouse pertama ternyata dari kayu, keren juga ya

    BalasHapus
  3. Anonim18/10/25

    eh berat gasih

    BalasHapus
  4. Anonim21/10/25

    Setiap hari pake mouse dan sekarang akhirnya tau sejarah dibalik benda itu

    BalasHapus
  5. Anonim3/11/25

    Ternyata teknologi modern berawal dari hal yang sederhana banget

    BalasHapus
  6. Anonim3/11/25

    Gaya nulisnya enak banget, bikin hal jadul jadi menarik buat dibaca.

    BalasHapus
  7. Anonim3/11/25

    Jadi dulu kalau ngeklik, bunyinya “tok tok” kayu gitu dong? 😅

    BalasHapus
  8. Anonim3/11/25

    Keren, artikelnya singkat tapi bikin tambah wawasan

    BalasHapus
  9. Anonim3/11/25

    sekarang malah bisa gesture tanpa tombol

    BalasHapus
  10. Anonim3/11/25

    tulisannya menarik

    BalasHapus
  11. Anonim3/11/25

    Seru banget baca sejarah beginian

    BalasHapus
  12. Anonim20/11/25

    keliatan tahan banting

    BalasHapus
  13. Anonim21/11/25

    Sejarah yang menarik

    BalasHapus
  14. Anonim21/11/25

    kirain biar ga kesetrum makanya dibikin dri kayu

    BalasHapus
  15. Anonim21/11/25

    wihh mantapp

    BalasHapus
  16. kepikiran aja ya pake kayu

    BalasHapus
  17. keren sih infonya

    BalasHapus
  18. mungkin krna kayu gampang dicari dulu

    BalasHapus
  19. Anonim24/11/25

    Adu ama nokia 😭

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama