Jalan Tol Internet Dunia Ternyata Ada di Dasar Laut!


FUNTECHNETBayangkan kamu sedang menonton video di YouTube, mengirim chat ke teman di luar negeri, atau memesan barang dari negara jauh—semua itu hampir selalu melewati kabel bawah laut. Betul sekali, banyak koneksi internet antar-benua yang bergantung pada kabel yang terpasang di dasar laut. Di balik jaringan nirkabel dan sinyal Wi-Fi yang kelihatan “gaib” ini, ada infrastruktur fisik raksasa yang bekerja keras di lautan. Ini adalah fakta-fakta menarik yang harus kamu tahui.


Apa itu kabel bawah laut (undersea / submarine cable)?

Kabel bawah laut adalah kabel komunikasi yang dipasang di dasar laut untuk menghubungkan telekomunikasi satu benua ke benua lain, atau antar pulau. Selain itu, ada juga kabel daya bawah laut yang digunakan untuk menyalurkan listrik antara daratan atau ke pulau. 

Sebagian besar kabel bawah laut modern adalah kabel serat optik yang digunakan untuk mengirimkan data berkecepatan tinggi, seperti internet, telepon, pesan, suara, dan layanan digital lainnya. Sinyal data diubah menjadi cahaya yang berjalan melalui serat optik yang sangat tipis di dalam kabel. Sinyal cahaya ini diperkuat secara berkala untuk menjaga kekuatan sinyal pada jarak jauh. 

Kabel ini memiliki kapasitas pengiriman data yang jauh lebih besar daripada satelit karena serat optiknya mampu menampung triliunan bit data per detik. Namun, agar terlindungi oleh tekanan air, gigitan hewan laut, dan benda tajam lainnya, kabel ini terbuat dari pelindung keras seperti baja, plastik khusus, dan bahan isolasi.


Seberapa banyak lalu lintas internet yang melewati kabel bawah laut?

Meskipun jaringan internet seperti Wi-Fi, 4G, atau 5G kelihatannya bekerja lewat jaringan nirkabel, kenyataannya sebagian besar orang tanpa diketahui secara langsung masih menggunakan kabel bawah laut untuk berkomunikasi di seluruh dunia. Encyclopaedia Britannica (2023) menyatakan bahwa sekitar 95% lalu lintas data global dikirim melalui kabel fiber optik di dasar laut. 

Oleh karena itu, saat kamu mengakses situs dari negara lain atau mengirim pesan ke luar negeri, besar kemungkinan datanya mengalir melewati samudra, bukan udara.


Berapa panjang dan seberapa banyak kabel bawah laut yang ada?

Tulang punggung konektivitas dunia ini menangani beban komunikasi global dengan adanya banyak sekali kabel bawah laut. Berikut beberapa angkanya:

  • Lebih dari 600 sistem kabel bawah laut yang aktif dan digunakan di seluruh dunia, menjadi jalur utama bagi internet internasional membawa triliunan gigabit data setiap detiknya melintasi lautan dan samudra.
  • Panjang totalnya mencapai lebih dari 1,4 juta kilometer, cukup untuk mengelilingi bumi sebanyak 35 kali.
Beberapa jaringan kabel ini dimiliki oleh berbagai perusahaan teknologi besar seperti Google, Meta, dan Microsoft yang memungkinkan transfer data berkecepatan tinggi antar benua.

Kenapa “jalan tol” internet global berada di dasar laut?

Istilah “jalan tol” cocok untuk menggambarkan fungsi kabel bawah laut karena:


Kecepatan Tinggi

Fiber-optik yang sinyalnya bergerak hampir secepat mampu mengirim data sangat cepat antar benua, bisa 10-20 kali jauh lebih cepat daripada lewat satelit. Karena satelit punya jeda tinggi dikarenakan jarak orbitnya yang jauh ribuan kilometer dari bumi.


Kapasitas Besar

Kabel-kabel ini bisa membawa triliunan gigabit data dalam satu waktu mulai dari video streaming, panggilan telepon, pesan teks, hingga transaksi keuangan secara bersamaan.


Efisiensi & Keandalan

Kabel bawah laut relatif stabil (selama tidak rusak) secara jangka panjang dibanding via satelit yang mudah terpengaruh cuaca atau gangguan atmosfer.


Biaya

Meski biaya pemasangan dan perawatannya mahal bisa mencapai ratusan juta dolar AS per kilometer dalam jangka panjang kabel bawah laut lebih murah untuk mentransmisikan banyak data antar-benua daripada satelit yang mempunyai biaya operasional tinggi.

Ancaman dan kerusakan pada kabel bawah laut

Meskipun kokoh dengan bahan pelindungnya, kabel bawah laut tidak kebal terhadap kerusakan. Menurut Submarine Cable Map (2024), setiap tahun terjadi lebih dari 100 insiden gangguan pada kabel bawah laut di seluruh dunia. Beberapa faktor yang menyebabkan kabel mengalami gangguan antara lain:


Kesalahan Manusia / Aktivitas Manusia

Penyebab paling umum seperti jangkar kapal yang tidak sengaja jatuh di lokasi kabel, peralatan penangkapan ikan atau alat berat di laut, dan konstruksi lepas.


Fenomena Alam

Gempa bumi, longsor dasar laut, arus bawah laut yang kuat, atau fenomena alam lainnya yang bisa merusak struktur kabel. Contohnya, gempa bumi yang terjadi di Taiwan pada tahun 2006 merusak banyak kabel komunikasi penting di Asia Timur, menyebabkan gangguan internet yang signifikan selama berhari-hari (BBC News, 2006).


Sengaja Dirusak

Terkadang ada laporan sabotase atau pemotongan kabel dengan sengaja oleh pihak tertentu untuk membuat kerugian yang besar. Namun, kasus seperti ini lebih jarang dibanding kecelakaan. 
Ketika kabel rusak, dampaknya bisa sangat besar. Misalnya, internet untuk negara-negara pesisir bisa terganggu, komunikasi internasional melambat, biaya data bisa meningkat karena harus melewati jalur alternatif yang lebih panjang.


Bagaimana data lewat kabel bawah laut sampai ke pengguna?

Secara sederhana, data lewat kabel bawah laut akan sampai ke pengguna melalui :

  1. Konversi data ke sinyal cahaya : Perangkat elektronik pengguna mengubah data yang keluar dari perangkat menjadi sinyal cahaya lalu dikirimkan ke kabel serat optik di bawah laut.
  2. Transmisi melalui kabel : Karena kecepatan sinyalnya yang tinggi, sinyal memantul didalam kabel yang membuat transmisi data cepat dan efisien.
  3. Penguatan sinyal : Ada yang dinamakan repeater atau penguat sinyal optik di kabel bawah laut yang fungsinya untuk memperkuat sinyal cahaya saat sinyalnya melemah karena merambat jauh.
  4. Jangkar di stasiun darat : Kabel bawah laut terhubung ke stasiun darat di berbagai negara. Di stasiun inilah sinyal cahaya di konversi kembali menjadi sinyal listrik dan diteruskan melalui jaringan lokal.
  5. Sampai akhirnya terkirim ke perangkat pengguna (komputer, HP, router, dsb) dalam bentuk yang dapat dibaca. 

Jadi lain kali kalau kamu streaming drama Korea, nge-stalk idola, atau push rank game bareng teman luar negeri, ingatlah: semua itu bisa terjadi karena ada “jalan tol” raksasa yang terbentang diam-diam di dasar laut. Internet bukan cuma soal Wi-Fi atau cloud, tapi juga kabel panjang yang kerja keras jauh di bawah ombak. Bisa dibilang, tanpa kabel-kabel itu, dunia maya tidak akan selancar sekarang. 🌊💻



Baca Juga : 


Referensi : 
  • Encyclopaedia Britannica. Undersea cable.
  • The Conversation. Undersea cables are the unseen backbone of the global internet.
  • Submarine Telecoms Forum (2022).
  • TeleGeography. Submarine Cable Map (2024).
  • BBC News. Gempa rusak komunikasi Asia (2006).

22 Komentar

  1. Anonim2/10/25

    ternyata kabel itu bisa dibawah laut? apakah tidak takut dengan arus listrik

    BalasHapus
  2. Informasinya menarikk, menambah pengetahuan baru!

    BalasHapus
  3. Anonim2/10/25

    keren sekali informasinya

    BalasHapus
  4. Anonim2/10/25

    Menarik, hampir seluruh data global melewati jaringan kabel bawah laut

    BalasHapus
  5. Anonim2/10/25

    Keren banget blognya! Baru tahu ada kabel dibawah laut

    BalasHapus
  6. baru tau klo ada kabel internet jalan tol dibawah laut. keren infonya!

    BalasHapus
  7. Anonim2/10/25

    Jujur baru tau banget…

    BalasHapus
  8. Anonim2/10/25

    Jujur baru tau..

    BalasHapus
  9. Anonim2/10/25

    Informatif banget sihh, baru tau kabel bisa di bawah laut👏👏

    BalasHapus
  10. Anonim2/10/25

    Pernah ada yang rusak kan yahh kabel yang dibawah lautnya

    BalasHapus
  11. Anonim2/10/25

    Menarik banget, baru tahu kalau infrastruktur internet global ternyata banyak bergantung pada kabel bawah laut

    BalasHapus
  12. Anonim3/11/25

    wah, kirain internet ngambang di udara

    BalasHapus
  13. Anonim3/11/25

    jd yg maksudnya 'cloud' itu hanya istilah ya? aslinya di laut

    BalasHapus
  14. Anonim3/11/25

    cara pemasangannya gimana?

    BalasHapus
  15. Anonim3/11/25

    menarikk

    BalasHapus
  16. Anonim21/11/25

    Berarti kalau jauh doang pakai kabel laut? Kalau dekat tetap arus lokal ya

    BalasHapus
  17. kira-kira kalo dibentangin dari mana ke mana ya kabelnya

    BalasHapus
  18. Anonim21/11/25

    baru tau bgt inii

    BalasHapus
  19. penasaran, kalo didalem laut dia ada maintanancenya gasii?

    BalasHapus
  20. kerenn, siapa sangka wifi rumah bisa nyambung ke laut

    BalasHapus
  21. yg rawat kabel psti org jago

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama