Ternyata Berat Internet Cuma Setara Satu Stroberi!



FUNTECHNET - Kalau ada yang bilang internet itu berat, biasanya karena banyak drama di media sosial atau tugas kuliah numpuk. Tapi tahukah kamu kalau internet secara fisik ternyata punya berat? Dan yang lebih gokil lagi, beratnya itu cuma setara… satu stroberi. Tak percaya? Mari kita cari tahu.


Apa yang Dimaksud dengan Berat Internet?

Internet bukan hanya tentang ruang yang berisikan kabel serat optik, server dan pusat data. Istilah "berat internet" mungkin langsung dikaitkan dengan total berat perangkat yang membentuk jaringan internet tersebut. Namun, ketika para ilmuwan berbicara tentang “berat internet,” yang dimaksud adalah elektron, partikel kecil yang bergerak membawa data.

Pada dasarnya, internet mengirimkan informasi dalam bentuk bit, yang merupakan satuan data paling kecil. Bit ini dikirimkan dalam bentuk partikel elektron yang bergerak melalui jalur serat optik atau jalur listrik, tergantung pada material elektron atau fotonnya dalam sistem internet global. Saat data dikirim atau diterima melalui jaringan listrik atau perangkat penyimpanan elektronik, elektron tambahan bergerak, tersimpan, atau mengisi ruang sementara dari perangkat tersebut.

Teori "berat internet" ini berasal dari pertanyaan menarik: jika elektron mewakili semua data di internet, apakah internet memiliki berat fisik? Jawabannya secara teoritis adalah ya, karena dihitung dari massa elektron yang sangat kecil. Massa elektron sangat kecil dan hampir tidak terasa dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ini menunjukkan bahwa internet, yang selama ini terasa abstrak dan "tidak berbentuk", tetap memiliki eksistensi fisik, meskipun hanya dalam bentuk partikel. Teori ini sering digunakan untuk menjelaskan bahwa teknologi digital tidak benar-benar "maya", tetapi bergantung pada fenomena fisika yang nyata. 


Data dan Elektron

Setiap kali kita mengirim pesan, menonton video, atau membuka media sosial, ini termasuk sebagai aktivitas pengiriman data yang bergerak melalui kabel dan perangkat elektronik yang tersebar di seluruh dunia. Data ini terdiri dari kombinasi angka 0 dan 1, yang dikenal sebagai kode biner. Dalam perangkat komputer, kombinasi ini diwakili oleh keberadaan atau ketiadaan elektron di dalam sirkuit.

Ketika ada "1" dalam sel memori, elektron biasanya menempati area tertentu, dan ketika ada "0", area itu kosong. Dengan cara yang sama,perubahan arus elektron menjadi sinyal digital ditunjukkan sebagai urutan 0 dan 1.

Karena seluruh informasi digital bergantung pada elektron, partikel-partikel kecil ini menopang setiap bit data secara fisik. Meskipun waktu satu elektron sangat singkat, sejumlah besar data dapat dikirim dan disimpan secara global melalui kabel serat optik, server, pusat data, dan perangkat pribadi. Dengan menggunakan gagasan ini, para ilmuwan dapat memperkirakan "berat internet" dengan mengumpulkan semua data digital di seluruh dunia dan menghitung massa elektron yang mengalir secara keseluruhan. Meskipun hasilnya tidak signifikan, gagasan ini menunjukkan bahwa jejak fisik tetap ada di dunia digital. 


Seberapa Berat Internet?

Pertanyaan ini berasal dari fakta bahwa elektron mewakili massa nyata dari setiap bit data. Ilmuwan kemudian menentukan jumlah elektron yang diperlukan untuk mewakili semua data, mulai dari penyimpanan di pusat data raksasa hingga arus data yang terus bergerak melalui perangkat elektronik dan kabel serat optik. Mereka melakukan ini dengan asumsi bahwa jumlah total data di dunia telah melampaui 120 zettabyte.

Hasilnya cukup mengejutkan. Jika seluruh elektron yang bertanggung jawab untuk menyimpan dan memindahkan data digital di seluruh dunia ditimbang sekaligus, massanya hanya sekitar lima puluh gram. Massa ini hampir sama dengan massa sebuah stroberi sedang dan tentu saja ini sangat kecil dibandingkan dengan luasnya aktivitas digital di seluruh dunia. Data tersebut telah mencakup semua video yang ditonton setiap detik, jutaan foto yang diunggah setiap hari, miliaran pesan instan, transaksi e-commerce, permainan online, dan arsip digital yang terus bertambah.

Perbandingan ini menunjukkan seberapa efektif teknologi modern. Dari perspektif massa elektron, setumpuk data dapat memenuhi jutaan pusat data. Jejak fisiknya, bagaimanapun, hampir tidak terlihat. Ini juga mengingatkan kita bahwa dunia digital mempunyai bentuk dan bergantung pada hukum fisika yang sangat nyata. Bahkan ketika kita menikmati layanan cloud atau streaming yang terasa bebas ruang, partikel subatomik kecil yang bekerja tanpa henti menyimpan semua data.

Bayangkan jika semua foto, video, lagu, dokumen, dan percakapan yang ada di media sosial di seluruh dunia, jika dikumpulkan, berat fisiknya masih kalah dibanding sebungkus keripik kentang. 


Bagaimana Perhitungannya Dilakukan?

Proses ini tidak hanya menghitung "jumlah elektron" tetapi juga mengetahui bagaimana elektron bergerak, disimpan, dan digunakan di chip memori, server, router jaringan, kabel serat optik, dan perangkat lainnya. Selain itu, para ilmuwan juga memperhitungkan massa satu elektron adalah sekitar 9.11 × 10−31 kilogram yang kemudian mengalikannya dengan jumlah elektron yang dianggap mewakili seluruh data digital di Bumi. 

Hasilnya mengejutkan. Seperti yang dibicarakan diatas, meskipun ada banyak data disimpan di internet, massa fisiknya sangat kecil bahkan tidak sebanding dengan berat apel dan sebungkus keripik kentang. Padahal internet terasa sangat "berat" dalam hidup kita karena mengalirkan triliunan data setiap detik, mengisi ruang penyimpanan, dan memenuhi pusat data. Namun, internet hampir tidak memengaruhi dunia secara fisik. Ia berjalan melalui partikel subatomik yang sangat kecil, sehingga massanya hampir tidak terasa membebani bumi walau peranannya sangat penting dalam kehidupan modern saat ini.


Dampak Internet yang “Ringan”

Dibalik internet yang seringan stroberi, ada dampak besar yang sedang kita hadapi, beberapanya adalah :


Membutuhkan Banyak Tenaga Listrik

Meskipun massanya hanya sebesar stroberi, sistem yang menjalankan internet sangat ringan. Diperlukan jaringan global yang terdiri dari pusat data, server, router, kabel bawah laut, dan sistem pendingin raksasa agar data dapat bergerak tanpa henti. Semua bagian ini membutuhkan banyak tenaga. Studi menunjukkan bahwa penggunaan listrik pusat data global bahkan dapat menyaingi negara industri menengah. Seiring dengan peningkatan jumlah data digital, angka ini akan terus meningkat.


Ekosistem yang Sangat Berat

Para peneliti sering membahas tentang perbedaan ini : jika massa internet sangat kecil, jejak energinya sangat besar. Sebenarnya, setiap foto yang tersimpan, video yang ditonton jutaan kali, atau aplikasi yang digunakan setiap hari mengandung banyak energi. Banyak perusahaan teknologi saat ini mendorong penggunaan energi terbarukan, efisiensi server, dan sistem pendinginan yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi efek negatif ini. Oleh karena itu, meskipun internet dari perspektif massa hampir tidak "membebani" Bumi dari segi infrastruktur dan energi, internet adalah ekosistem yang sangat "berat" yang membutuhkan perawatan khusus jika ingin tetap beroperasi.


Jadi, setiap kali kamu menonton serial favorit, bermain game sampai larut malam, atau sekadar mengirim stiker lucu ke teman, ingatlah kalau seluruh aktivitas digital itu sebenarnya “ditanggung” oleh berat setara satu stroberi mungil. Kecil, manis, dan sederhana, tetapi sanggup menyatukan seluruh dunia dalam satu jaringan raksasa. 🍓💻✨



Baca Juga : 



Referensi : 

  • Seitz, Russell. (2011). How Much Does the Internet Weigh? Harvard University Lecture.
  • BBC Future. (2013). What Does the Internet Weigh?
  • Scientific American. (2011). Does the Internet Have Weight?

19 Komentar

  1. Anonim2/10/25

    kirain internet gaada bobotnya sama sekali

    BalasHapus
  2. Anonim2/10/25

    Hah serius? Kirain internet itu ‘berat’, ternyata cuma seenteng stroberi 😂🍓

    BalasHapus
  3. Anonim18/10/25

    ga expect banget wkkw

    BalasHapus
  4. Anonim3/11/25

    hah cuma sebesar itu?

    BalasHapus
  5. Anonim3/11/25

    menarikk

    BalasHapus
  6. Anonim3/11/25

    Keren, penjelasannya sederhana tapi mind-blowing!

    BalasHapus
  7. Anonim3/11/25

    ternyata beratnya bisa ditimbang juga

    BalasHapus
  8. Anonim3/11/25

    suka banget artikelnya

    BalasHapus
  9. Anonim3/11/25

    Artikel unik banget, jarang ada blog bahas hal kayak gini

    BalasHapus
  10. Anonim3/11/25

    mantap

    BalasHapus
  11. Anonim20/11/25

    menarik karena saya kepo tentang ini

    BalasHapus
  12. Anonim21/11/25

    Menarik

    BalasHapus
  13. Anonim21/11/25

    Keren bgt internet yg kita gunain sehari2 ini trnyata punya berat

    BalasHapus
  14. Anonim21/11/25

    emejingggg

    BalasHapus
  15. kirain krn isinya kompleks, bisa berat bgt

    BalasHapus
  16. serius? ga nyangka

    BalasHapus
  17. pdhl datanya banyak bgt loh

    BalasHapus
  18. mungkin byk yg ngira beratnya ber ton ton

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama