Atau mungkin, hal itu juga terjadi saat orang lain pikirkan saat lihat profil media sosial kamu?
Di Instagram, orang kelihatan confident, produktif, estetik, well-spoken.. Tapi di dunia nyata, terkadang sebaliknya.. gampang panik, messy, atau bahkan introvert parah. Relate?
Hal ini terjadi karena kita semua punya dua sisi sekarang, sisi online dan offline kita..
Pertanyaannya, mana yang sebenarnya "kita"?
Apa itu Digital Persona?
Digital persona itu adalah versi diri yang kita ciptakan dan tampilkan di dunia internet.. lewat sosial media, game, chat, dan juga platform digital apapun..
Kita seringkali milih foto yang terbaik, angle terbaik, cerita hari-hari kita yang paling baik.. Kita seringkali menghilangkan bagian hidup kita yang berantakan dan hanya nunjukin highlight.
Hasil akhirnya? Ya diri "kita" yang sempurna di internet.
Menariknya, persona digital ini bukan sebuah kebohongan, tapi bagian terbaik dari diri kita. Bisa dibilang versi diri yang kita inginkan, versi diri yang ingin kita banggakan, atau versi diri yang paling ingin kita jadikan kenyataan.. Setuju gak?
Kenapa Identitas Online Beda?
Di internet, tanpa sadar kita mendesain diri kita sendiri..
Mulai dari profil picture, gaya konten, cara kita nulis, semuanya menyempurnakan karakter digital kita..
Di dunia offline, kita cuma punya satu diri.. Tapi?
Di dunia online, kita bebas nyiptain persona apa saja.. bahkan punya beberapa akun buat nyiptain persona yang berbeda-beda, seperti : Soft girl aesthetic, gym bro, introvert mysterious, girlboss, spiritual healing atau hal apapun yang kita suka..
Terkadang, versi online terasa lebih nyaman daripada versi nyata. Dan di media sosial, kita bisa mengontrol apa yang orang lain bisa lihat dan apa yang tidak.
Kalau kawan FunTech lebih nyaman jadi diri di dunia asli atau di internet?
The Algorithm Effect : Algoritma yang Membentuk Diri Kita
Kamu percaya gak? kalau algoritma itu ikut mengatur identitas diri kita. Mimin jelasin ya contoh-contohnya..
Misalnya kamu upload foto lucu, ternyata banyak yang like. Jadinya kamu makin sering upload foto-foto lucu
Terus juga kalau kamu curhat, banyak yang respon. Dan jadinya kamu semakin sering curhat online
Dan tanpa sadar, kita bakal tampil seperti apa yang algortima internet di akun kita..
Yang tadinya cuma coba-coba, akhirnya jadi persona permanen yang makin lama jadi sulit bedainnya..
Dampak Psikologis dari Digital Persona
Membangun persona digital awalnya fun, tapi kalau malah menjadi sumber validasi utama, bisa muncul tekanan:
|
Dampak |
Contoh |
|
Exhaustion |
Merasa harus
update terus agar tetap relevan |
|
Identity
crisis |
Bingung mana
diri asli dan mana yang dibuat-buat |
|
Fear of
imperfection |
Takut
terlihat gagal/ jelek/ salah |
|
Living for
content |
Pengalaman
hidup dinilai dari bagus atau tidaknya konten yang di upload |
Karena itu, kita terkadang sering merasa takut karena tidak sebagus yang ada di media sosial, merasa harus posting supaya dianggap exist, merasa gagal kalau hidup gak aesthetic, dan mulai bandingin diri dengan persona orang lain.. Bahkan, seringkali kita merasa nggak worth it kalau postingan kita dapat respons yang kurang..
Kalau terus-terus kaya gini jadinya tertekan dan capek ya guys?
Karena kita tetap membandingkan dengan realita hidup kita sendiri, dan muncul rasa "nggak cukup"..
Manfaatkan Digital Persona untuk Peluang Profit
Dulu, identitas online cuma sebatas gaya hidup, selera fashion, circle pertemanan dan vibe..
Tapi sekarang, Digital persona bisa dijadikan untuk mencari profit..
Sekarang internet jadi tempat ekosistem industri kayak brand, product, dan marketing
Ketika seseorang punya persona digital yang kuat dan konsisten, mereka bisa dipercaya. Dan dalam bisnis, kepercayaan itu bisa jadi nilai jual loh!
Itulah kenapa, orang yang easthetic bisanya akan dapat paid promote fashion dan skincare.. Orang yang punya persona digital edukatif akan dapat tawaran webinar dan kelas berbayar
Bentuk Profit dari Digital Persona
Sekarang, bahkan tanpa hars jadi seleb, micro dan nano creator pun bisa mendapat cuan dari
- Affiliate marketing
- Paid promote /UGC
- Brand collaboration
- Digital product (e-book, preset, template)
- Jasa konsultasi
- Membership/ subscription
- Creator program dari platform seperti Tiktok, Youtube, IG, dll
Sekarang jadi "diri kamu" di internet bisa jadi karier asal kamu punya value yang relevan dan juga konsisten yaa!
Dampak Positif dan Negatif Digital Persona
Walaupun digital persona mendatangkan peluang besar termasuk profit, sama seperti pembahasan mimin lainnya, tetap ada sisi satunya, yaitu negatifnya yaa..!
Dampak Positif
- Membangun Identitas dan Kepercayan Diri
- Memperluas Jejaring dan Kesempatan, karena semakin jelas persona digital kita, aka semakin mudah koneksinya dengan orang yang butuh keahlian kita
- Meningkatkan Kompetensi dan Produktivitas, yang mana untuk ngejaga persona yang kuat, orang terdorong buat belajar hal-hal baru, seperti desain, komunikasi, public speaking, marketing, dll
- Peluang Personal dan Profesional, dimana saat seseorang menampilkan value dengan jelas.. Peluang bisa datang secara organik mulai dari karier, kolaborasi, sampai bisa kasih profit..
Dampak Negatif
- Tekanan untuk Selalu Baik-Baik Saja, ketika identiitas kita sudah jadi sorotan akan muncul juga tekanan buat selalu tampil baik, produktif, dan sempurna
- Perbandingan Sosial dan Krisis Identitas, Karena seringnya melihat persona orang lain yang terlihat ideal.. bisa memicu self-doubt
- Over- Attachment ke Persona, biasanya kalau sudah membuka peluang seperti profit.. seseorang merasa wajib bertahan pada citra tertentu walau sudah tidak mencerminkan dirinya di dunia nyata
- Batas Privasi yang Menipis, karena semakin kuatnya persona kita harus over-sharing demi keterikatan dengan audiens, yang biasanya bisa berdampak ke hubungan pribadi, mental dan keamanan data.. Serem yaa..!
Cara Membangun Digital Persona yang Sehat
Sampai sini kita sudah sepakat yaa kawan FunTech, kalau digital persona itu bukan topeng, tapi versi digital dari diri kita yang tetap perlu selaras dengan identitas asli..
Karena pada akhirnya,
- Persona boleh dibuat, tapi jangan sampai mengganti siapa kamu sebenarnya
- Hubungkan persona digital dengan identitas asli biar gak ada tekanan
- Pisahkan profit dengan harga diri
- Detoks internet secara berkala
- Dan ingat yaa, kamu gak harus estetik atau produktif 24/7
Personal branding itu bagus, Profit itu boonus yaa!
Nah, kalau kamu sudah siap mengelola digital persona secara sehat, sekarang kita masuk ke bagian paling seru.. yaitu gimana kita membangun personal branding yang kuat
Di bawah ini aku ada embed video Youtube tentang personal branding yang bisa kamu jadiin starting point..
Atau ada juga video dibawah ini yang ngefokusin personal branding kamu bisa jadi potensi profit kamu:
Fun Fact : Istilah Digital Persona
Istilah digital personapertama kali dicetuskan oleh peneliti teknologi Roger Clarke pada tahun 1994, jauh sebelum ada sosial media. Yang artinya, dunia udah sibuk ngebangun persona sejak lama.
Wah, kayanya habis baca artikel ini kawan FunTech udah siap buat bangun personal branding yaa?
Semangat, tapi jangan sampai hal-hal negatif yang tadi mimin sebutin tadi kalian alamii yaa guys!
Sumber dan Referensi
Wikipedia. (t.t). Digital Identity. Diakses dari https://en.wikipedia.org/wiki/Digital_identity
Medium. (2020, November 29). Instagram Personas. Diakses dari https://medium.com/@jori101/the-role-of-instagram-856cce7ddbcd
Mediaum. (2025, Maret 10). How We’re Shaping Our Identities Online: The Evolution of Digital Personas. Diakses dari https://medium.com/@janesmithwrites/how-were-shaping-our-identities-online-the-evolution-of-digital-personas-3a6be00c181a
Telkom University Surabaya. (2025, 28 Maret). Personal Branding di Era Digital: Strategi Membangun Identitas Profesional. Diakses dari https://bdb-sby.telkomuniversity.ac.id/personal-branding-di-era-digital-strategi-membangun-identitas-profesional/
De Kerckhove, D., & De Almeida, C. M. (2013). What is a digital persona?. Technoetic Arts: A Journal of Speculative Research, 11(3), 277-287.
Rama Satya. (2025). 6 cara ngebangun personal branding yang profitable di 2025 (strategi). Diakses dari https://youtu.be/Qx36ABu0g8A?si=kBZG2afCRm-0EgYv
Zull Ensa. (2024). Cara PERSONAL BRANDING dari NOL. Diakses dari https://youtu.be/rXFv62-noaI?si=JhHvD49hMa5_KDCU.

Emang banyak sih kak, temenku juga yang asli sama di ig beda bangett..
BalasHapusdia itu kalau di ig atau grup sekolah aku, banyak ngomong.. tapi aslinya dia pendiem banget
BalasHapusemang perlu banget sekarang personal branding, thx kak insightnya
BalasHapusPERSONAL BRANDING NUMBER ONE!!
BalasHapussekarng banyak affiliator tiktok sama shopee
BalasHapusgw si suka jual produk digital ya..
BalasHapus